Review Vendor – Part 1

Jadi, persiapan pernikahan udah dimulai sebelum lamaran resmi. Dari bulan puasa saya dan mas udah mulai bergerak, hunting vendor, ngiderin Jakarta *lebay*, dan untuk review vendor dan printilan persiapan pernikahan,  ini sebagian cerita yang bisa dishare:

1. Gedung

Hal pertama yang saya lakukan adalah cari gedung! Karena cari gedung di Jakarta itu ga gampang, dan banyak yang udah booking gedung dari setahun sebelum tanggal pernikahan. Kebetulan karena saya dan mas sama-sama bekerja dan waktunya lumayan mepet, hanya efektif 5 bulan untuk persiapan pernikahan, jadi kami memutuskan untuk ga mau pake terlalu banyak vendor, biar ga ribet dan kami cuma perlu buat siapin printilan2nya.

Akhirnya pilihan gedung  cuman dibatasi di dua tempat, Gedung Carakaloka Senayan, atau Gedung Antam. Pertimbangan akses dan lokasi yang strategis jadi poin utama, biar undangan ga pada nyasar, dan kalaupun mereka ga pake kendaraan pribadi, banyak angkutan yang menuju kesana. Dan karena masih ada jeda 5 bulan, kedua gedung itu masih available di tanggal yang saya mau. Akhirnya setelah berdiskusi panjang lebar, termasuk budget, akhirnya dipilihlah gedung  Carakaloka Senayan, dan biar lebih aman dan tenang, gedung itu langsung dibayarin DPnya.

2. Catering

Nah, ini vendor yang paling banyak pertimbangannya, karena makanan itu yang paling riweuh dan paling banyak dapet komen dari para undangan. Dari hasil sering banget nyicipin makanan di kondangan dan referensi dari temen, didapatlah dua nama, Puspita Sawargi Catering dan Nirwana Indah Catering. Karena sudah dapet gedung yang dimau, saya langsung menghubungi bagian marketing kedua catering itu dan minta harga penawaran untuk paket pernikahan, didalam harga penawarannya udah termasuk paket catering untuk 1000 pax (500 undangan), dekorasi catering dan pelaminan, foto akad dan resepsi, paketan make up pengantin, MC, cucuk lampah,janur, meja penerima tamu, tempat angpau, sampai buku tamu dan pulpen pun disediakan sama mereka. Pastinya setelah dapet harga penawaran, saya, mas dan mama masih harus meeting sama orang marketing biar dapet penjelasan yang lebih detail dan bisa minta bonus atau diskon2, karena biasanya mereka mau utak-atik harga penawaran biar sesuai sama budget yang kita punya.

Setelah meeting sama masing2 catering, kami akhirnya memilih Puspita Sawargi Catering (www.puspitasawargi.co.id) , selain budgetnya masuk, mereka juga sangat helpful dan dapet rekomendasi dari forum diskusi di Weddingku. Akhirnya catering di DP, dan untuk test food baru dilakuin pas habis Lebaran. Saya, mas dan mama sempet mendatangi lokasi test food di Gedung Patra Simprug dan Gedung Bulog, semua makanannya enak, dan stabil rasanya, kan test food dilakuin di hari yang berbeda. Dendeng baladonya enak bangeet! Renyah dan terasa bumbunya, bakwan malang, dan empal gentongnya juga maknyooss. So far mantap sama pilihan cateringnya, semoga ga berubah nanti rasanya pas di acara nikahan. Sampai hari ini menu juga belom di fix, tapi mereka masih terima perubahan menu sampai 2 minggu sebelum hari H.

3. Rias Pengantin

Di Puspita Sawargi, mereka ada 2 orang vendor untuk rias pengantin, Miarosa dan Sanggar Rias Putri Yusman, marketingnya PS sendiri menyarankan untuk ketemu langsung sama kedua vendor ini biar tau mana yang lebih sreg. Dua2nya juga biasa menangani rias tradisional, karena rencananya nikahannya pake adat Jogja full, dengan paes ageng Jogja dan dodotan, jadi maunya pake dukun manten yang memang paham pakem2nya. Harganya paket riasannya sendiri ga beda jauh antara Miarosa dan Putri Yusman, dan pilihan jatuh ke Putri Yusman karena begitu dateng ke rumahnya, ternyata si ibu ini ramah pisan, dan udah sering banget nanganin riasan paes. Lebih senangnya lagi, mereka juga sediakan paketan untuk siraman dan midodareni, termasuk hias kamar pengantin, jadi sekalian diambillah itu paketan, biar praktis dan ga usah ribet lagi. Begitu harga udah disepakati, langsung di DP si ibu Putri, dan alhamdulillah dapet di urutan pertama dan nanti akan dirias langsung sama ibu Putri.

4. Cincin kawin

Untuk si cincin, saya dan mas cuman punya 2 opsi yaitu Orori Wedding Ring (www.orori.co.id)  atau Gold Mart, pertimbangan lebih ke arah purna jual dan kepraktisan, karena kalau cincin kawin itu kan insya allah akan dipakai seumur hidup, jadi kalau gores atau uda kekecilan, cincinnya bisa dibawa ke tokonya dan dipoles atau disesuain lagi ukurannya. Cincin dan berlian yang dipasang juga bersertifikat dan mereka punya lifetime  guarantee. Akhirnya dateng ke counter Gold Mart dan Orori di Grand Indonesia, tapi ternyata saya dan mas lebih sreg di tokonya Orori, karena model dan designnya lebih banyak, dan pas lagi diskon 20%, lumayaaan :). Pilih-pilih sebentar, kebetulan yang ready stock ada yang cocok modelnya, pake berlian tapi ga terlalu nampol ukuran berliannya, dan di jari si mas si cincin keliatan mature dan jatohnya ga feminin, kan banyak cincin yang cuman bagus di tangan si cewe tapi pas di tangan si cowo jadi aneh. Untuk cincin saya ternyata harus dikecilin ukurannya karena kegedean di jari, sementara punya si mas baik-baik aja. Dalam dua minggu cincin kami uda jadi, dan dapet packaging box yang cantik, gift teddy bear. Sertifikat dan kartu garansi menyusul seminggu kemudian. Cutting cincinnya bagus dan rapi, berliannya murni, dan urusan percincinan pun kelar sudah.

 

Cincin beserta boksnya yang cantik

 

 

5. Seserahan

Baru mulai mencicil seserahan, dan yang baru dibeli adalah perlengkapan make up dan toiletries dari The BodyShop. Setelah lebaran baru akan hunting printilan2 lain, tapi direncanakan dalam bulan Oktober atau November urusan seserahan kelar jadi bisa di wrap sekalian.

6. Baju Akad+Resepsi

Baju akad sudah diputuskan dari awal kalo akan nyewa aja, pertimbangannya karena baju itu cuman dipake sekali, dan kalo bikin mahalnya amit2, bikin payet aja udah sejutaan sendiri, belum printilan lain, apalagi setelah acara akad ga akan dipake lagi bajunya. Kebetulan di Sanggar Putri Yusman juga menyewakan baju akad jadi bisa sekalian disana. Dan untuk resepsi, karena pake dodotan atau basahan, otomatis ga usah nyiapin apapun karena udah disiapin semua sama periasnya.

7. Undangan

Kemarin sekalian test food, akhirnya memutuskan untuk pergi ke Pasar Tebet dan hunting kesana.  Dapet rekomendasi dari temen untuk bikin di Hansprint, alamatnya di Pasar Tebet Barat Lt. 1 Blok B, dan ketemu sama Mas Cipto, yang ramah dan kooperatif. Kita memang ga ngasi budget banyak untuk undangan, jadi milih yang simpel minimalis, yang penting informasi di dalemnya jelas dan akurat. Sekarang masih dalam tahap revisi draft, kalau sudah di acc, tinggal naik cetak, jadinya sekitar 2 sampe 3 minggu setelah naik cetak. Insya allah hasilnya memuaskan J. Oh ya, dapet bonus thanks card, kartu untuk pengambilan souvenir, dan plastik undangan.

8. Souvenir

Ini masalah suvenir juga ga ribet, kemarin pas cuti Lebaran di Jogja nyempetin dateng ke Omah Souvenir (www.omahsouvenir.com) , milih2 sebentar, deal harga, dan karena berupa gerabah jadinya harus nunggu kira2 satu bulan dari tanggal pembelian. Apalagi kalau musim ujan, gerabah agak lama keringnya. Karena ukuran souvenir agak besar dan ga bakal muat di tas pesta atau kantong baju, jadi nanti tamu undangan akan dikasi kartu souvenir di meja tamu pas dateng, dan bisa nukerin si kartu dengan souvenirnya. Yang mau makan jadi ga ribet bawa2 souvenir.

9. Seragam Panitia

Ini udah pasti akan hunting di Tanah Abang, tapi dipastikan akan beli2 disana sekitaran Oktober atau November, jadi bisa didistribusikan jauh2 hari, kalau mau ada yang jahit biar cukup waktunya.

Berhubung acara masih dalam hitungan bulan, jadi saya dan mas masih tenang dan ga grasa grusu nyiapin segala sesuatunya, dibawa santai dan sambil disiapin satu persatu. Saya sendiri punya ancang-ancang, sampai akhir tahun paling nggak persiapannya sudah 99%, jadi Januari tinggal ngelunas2in aja, Februari waktunya memanjakan diri ke spa, luluran dan pijet2 biar ga tepar di hari H. Review part 2 segera menyusul ya temans 🙂

Advertisements

9 thoughts on “Review Vendor – Part 1

  1. Dieta says:

    Hai Dian..
    Aq baru baca ni blog kamu..
    Saat ini aq lg dlm persiapan pernikahan.
    Aq pake Paket nya PS jg, dan skg lg pusing banget soal Rias & Busana.
    Antara Putri Yusman, Ibu Sutardjo, Putri Nawangsari & Miarosa (krn kebetulan itu yg jadi paketan nya PS).
    Dengar2 dari Mbak Titin (marketing nya PS) untuk Putri Yusman, harganya lbh bersahabat drpd Miarosa.
    Kalau boleh tau paketan Putri Yusman, mulai dari Langkahan sampai dengan resepsi brp ya Dian?
    Makasih ya buat infonya.. =)

    • Hi Dieta,

      Salam kenal ya, makasih komennya :). Kemarin saya ambil paketan rias akad + resepsi dari Putri Yusman (dodot dan paes ageng Jogja) harganya 6, 5 juta, sudah termasuk:
      – Rias Pengantin untuk Akad Nikah di gedung ( Dodotan )
      – Rias+Busana+Acces.Pengantin untuk Resepsi di Gedung
      – Rias+Busana+Acces.Orang Tua 2 pasang , Kebaya Ibu jht sendiri
      – Rias+Busana+Acces.Penerima Buku Tamu 4 orang
      – Rias+Busana+Acces.Pagar Ayu & Pagar Bagus 6 pasang
      – Rias+Busana+Acces.Patah 2 anak

      Tapi itu diluar printilan lain seperti paket utk upacara panggih (skitar 2 juta), paket lengkap utk siraman dan midodareni ( sekitar 5 juta, sdh termasuk MC siraman dan midodareni). Tapi saya puaaaaasss banget sama riasannya, bener2 manglingi, halus, dan kosmetik yang dipakai juga bukan yg ecek2. Worth the price kok :)). Happy preparation ya, dibawa sabar aja dan banyak doa. Good luck!

  2. meirina says:

    hai..salam kenal y.
    Aku souvenirnya brp mug dan agak ribet jg kl dbawa2 saat mkn.Rncana jg mau dkasih saat plg.kl blh minta sarannya gmn ya?kartu souvenirnya tulisannya apa?dan diambil d meja penerima tamu lg atau gmn y?makasih y sblmnya..

    • Hai Meirina, salam kenal dan thank ya komennya :). Untuk kartu souvenir, tulisannya cuman : “Kartu ini untuk ditukar dengan souvenir”, trus ada nama pengantin dibawah kartu. Kartu ini dikasih sama penjaga buku tamu pas tamu baru dateng, nanti pulangnya baru mereka tukar sama souvenir di meja penerima tamu. Semoga informasinya membantu ya 🙂

  3. hai dian 🙂
    aku kemaren hunting cincin di orori juga. kok dapet packagingnya bukan box coklat itu ya? tapi box ijo kecil 😦
    ga dapet beruangnya pula. boleh tau ngga, untuk dapet box+bear itu dian nambah atau nggak ya?

    thanks 🙂

  4. nia says:

    hai hai dian…
    aku baru liat blog km jg nih…
    rencananya nikahanku bsk mau pake riasan tante putri yusman…
    bagi2 cerita dongg.. riasannya tante putri gmn? bagus nggak yaaa… manglingin nggak?
    soalnya aku belum pernah liat riasannya tante putri jdnya deg2an sendiri 😀 hehehe

    • Hi Nia, thanks komennya :). Riasan bu Putri sangat recommended, halus banget dan manglingi. Beliau memang ga pernah adain test make up kaya vendor MUA lain, tapi percaya aja sama beliau, hasilnya ga ngecewain kok. Semoga lancar semua persiapannya sampai ke hari H ya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s